PETIR Tegaskan Komitmen Kebangsaan di Hari Sumpah Pemuda ke-98: Persaudaraan Tanpa Batas, NKRI Harga Mati

Uncategorized2764 Dilihat
banner 468x60

chakra- news.com // JAKARTA, 28 Oktober 2026 – Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Keluarga Besar Dewan Pimpinan Nasional (DPN) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persaudaraan Timur Indonesia Raya (PETIR) DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta memperkuat semangat kebangsaan di tengah tantangan zaman.

Bagi PETIR, Sumpah Pemuda bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan ikrar kebangsaan yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Semangat Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa Indonesia menjadi landasan organisasi dalam merawat persaudaraan lintas suku, agama, dan latar belakang, sesuai slogan “Persaudaraan Tanpa Batas.”

banner 336x280

Ketua Umum DPN PETIR, Emanuel A.K., S.H., menegaskan bahwa persatuan para pemuda pada 28 Oktober 1928 merupakan bukti kuat bahwa perbedaan bukan penghalang untuk membangun Indonesia.

“Sumpah Pemuda membuktikan bahwa pemuda dari Sabang sampai Merauke mampu berdiri dalam satu semangat kebangsaan. PETIR hadir untuk merawat persaudaraan tersebut. Kami mengajak seluruh pemuda Indonesia Timur di perantauan menjadi garda terdepan dalam menjaga NKRI dan berkontribusi nyata bagi Indonesia Maju,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPN PETIR, Nefton Alfares, S.H., M.H., menilai tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks. Ancaman disinformasi, hoaks, provokasi digital, dan perpecahan sosial harus dihadapi dengan kecerdasan, kedewasaan, serta semangat persaudaraan.

“Perjuangan pemuda hari ini bukan lagi menghadapi penjajahan fisik, melainkan melawan hoaks, provokasi, dan berbagai hal yang memecah belah bangsa. Pemuda harus bersatu, berjuang, dan berkarya. Mari isi Sumpah Pemuda dengan kegiatan positif, peningkatan kualitas diri, serta pemberdayaan ekonomi generasi muda,” ujarnya.

Pendiri PETIR, Sammy Manafe, menegaskan bahwa semangat perjuangan para pemuda yang melahirkan Sumpah Pemuda menjadi salah satu landasan penting berdirinya organisasi PETIR. Menurutnya, nilai persatuan tersebut harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Saya mendirikan PETIR dengan satu keyakinan: persaudaraan itu tanpa batas. Dari Maluku, Papua, Sulawesi,Plores, NTT, Kupang hingga Jakarta, kita semua bersaudara dan berada dalam satu rumah besar bernama Indonesia. Perjuangan para pemuda yang melahirkan Sumpah Pemuda harus kita jaga, rawat, dan lanjutkan melalui tindakan nyata untuk bangsa,” tegas Sammy

Menutup pernyataan tersebut, Ketua DPW PETIR DKI Jakarta, Ones Killy-Kilky, mengajak seluruh anggota dan keluarga besar PETIR di Ibu Kota untuk menjadi teladan dalam menjaga toleransi, memperkuat solidaritas, dan menciptakan kehidupan bermasyarakat yang damai.

“DKI Jakarta adalah miniatur Indonesia. Kita harus membuktikan bahwa pemuda Indonesia Timur mampu menjadi pelopor persatuan, bukan perpecahan; menjadi pembawa kedamaian, bukan permusuhan. Perbedaan harus menjadi kekuatan untuk membangun bangsa,” ujarnya.

Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, PETIR menegaskan bahwa persatuan tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus dibuktikan melalui sikap, tindakan, dan kontribusi nyata. Persaudaraan harus dirawat, perbedaan harus dihormati, dan keutuhan NKRI harus dijaga bersama.

Keluarga Besar PETIR mengucapkan: Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98. Bersatu dalam persaudaraan, bergerak dalam perjuangan, berkarya untuk Indonesia Maju.

( R Rumandan)

banner 336x280