chakra- news.com // JAKARTA UTARA — Jumat 9 Oktober 2026 ,Tumpukan sampah di depan Stasiun Kereta Api Tanjung Priok, Jalan Enggano No. 1, RT 006/RW 008, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menjadi sorotan.
Keberadaan sampah di kawasan ruang publik tersebut dikeluhkan karena menimbulkan bau menyengat dan mengganggu kenyamanan penumpang kereta api yang keluar maupun masuk stasiun.
Kondisi ini tidak seharusnya dibiarkan berlarut-larut.
Kawasan stasiun merupakan fasilitas publik yang semestinya bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat, bukan justru dipenuhi sampah yang menimbulkan bau tidak sedap.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Camat Tanjung Priok, dan Lurah setempat didesak segera mengambil tindakan nyata.
Selain membersihkan tumpukan sampah, pihak terkait diminta memasang papan larangan membuang sampah sembarangan di depan Stasiun Kereta Api Tanjung Priok serta meningkatkan pengawasan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Penumpang Keluhkan Bau Menyengat
Keberadaan tumpukan sampah tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi penumpang yang melintas di kawasan stasiun.
Bau menyengat yang tercium di sekitar lokasi menjadi persoalan yang perlu segera ditangani agar tidak terus mengganggu aktivitas masyarakat.
Salah seorang penumpang kereta api yang diwawancarai media ini menyampaikan keluhannya secara singkat.
“Baunya enggak tahan,” ungkapnya.
Keluhan tersebut menjadi perhatian karena kebersihan lingkungan di kawasan transportasi publik berkaitan erat dengan kenyamanan pengguna
fasilitas umum.
Apabila tidak segera ditangani, sampah yang menumpuk juga berpotensi menimbulkan persoalan sanitasi lingkungan.
Pedagang Menduga Sampah Dibuang pada Malam Hari
Sementara itu, seorang pedagang berinisial A yang beraktivitas di sekitar lokasi mengaku tidak mengetahui secara pasti pihak yang membuang sampah tersebut.
“Saya juga tidak tahu karena saya dagang pagi. Kemungkinan sampah tersebut dibuang pada malam hari, karena kalau siang tidak ada yang membuang sampah,” ujarnya.
Keterangan tersebut merupakan dugaan dari pedagang setempat dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Karena itu, diperlukan penelusuran lebih lanjut untuk mengetahui sumber sampah serta waktu pembuangannya.
DLH dan Aparat Wilayah Jangan Abaikan Persoalan Ini
Persoalan sampah di depan Stasiun Tanjung Priok membutuhkan penanganan serius dan berkelanjutan.
Pembersihan harus segera dilakukan, tetapi langkah tersebut perlu disertai upaya pencegahan agar lokasi yang sama tidak kembali dijadikan tempat pembuangan sampah sembarangan.
DLH, Camat Tanjung Priok, dan Lurah setempat diminta segera melakukan langkah konkret.
DLH, Camat, dan Lurah Diminta Berikan Atensi Serius
Persoalan sampah di depan Stasiun Tanjung Priok tidak cukup diselesaikan hanya dengan mengangkut tumpukan sampah yang ada.
Diperlukan langkah pencegahan dan pengawasan agar lokasi tersebut tidak kembali menjadi tempat pembuangan sampah sembarangan.
DLH bersama aparat wilayah terkait diminta segera melakukan pembersihan, memasang papan larangan membuang sampah, meningkatkan pengawasan, serta menindaklanjuti dugaan pembuangan
sampah di lokasi tersebut sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Ruang publik, terlebih akses menuju stasiun kereta api, harus dijaga agar tetap bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Jangan sampai penumpang terus-menerus harus menghadapi bau menyengat akibat persoalan sampah yang belum tertangani.
Masyarakat berharap DLH, Camat Tanjung Priok, dan Lurah setempat segera mengambil langkah nyata.
Penanganan yang cepat, disertai pengawasan berkelanjutan, diperlukan.
agar kebersihan lingkungan di depan Stasiun Tanjung Priok tetap terjaga dan kenyamanan penumpang tidak terus terganggu.
Hingga berita ini disusun, penyebab pasti penumpukan sampah tersebut belum diketahui. Konfirmasi dari instansi terkait masih diperlukan untuk mengetahui langkah penanganan yang akan dilakukan.
( R Rumandan)



















