chakra-news.com // Jakarta– Rabu 23 September 2026 Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berkomitmen memperkokoh tata kelola organisasi yang bersih, transparan, profesional, dan akuntabel. Langkah strategis ini kini diperkuat melalui penyusunan rekomendasi Komite Pengawasan dan Pengendalian Reformasi Polri (KPRP) yang terangkum secara sistematis dalam buku Police Governance.
Penerbitan dan penyebarluasan buku ini menandai babak penting dalam upaya Polri menyempurnakan sistem penyelenggaraan kepolisian yang berpedoman pada prinsip-prinsip tata kelola yang baik. Rekomendasi yang tertuang di dalamnya lahir dari pengamatan mendalam, evaluasi menyeluruh, serta analisis kritis terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi dan pengawasan internal di lingkungan Polri.
Buku Police Governance bukan sekadar catatan dokumen, melainkan panduan strategis yang memuat kerangka kerja, standar perilaku, mekanisme pengawasan, hingga arah pengembangan kelembagaan Polri ke depan. Rekomendasi dari KPRP yang dimuat di dalamnya difokuskan pada beberapa aspek utama, antara lain:
Penguatan transparansi dan akuntabilitas di setiap jenjang kepemimpinan;
peningkatan kualitas pelayanan publik yang berkeadilan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat;
Penyempurnaan mekanisme pengawasan internal guna mencegah penyimpangan, pungli, serta pelanggaran disiplin;
Pengembangan budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan netralitas;
Penyesuaian kebijakan dan prosedur operasional dengan perkembangan hukum, sosial, serta teknologi informasi.
Dengan terangkumnya rekomendasi KPRP ke dalam bentuk buku panduan resmi, seluruh jajaran Polri diharapkan dapat menjadikannya acuan tetap dalam pengambilan keputusan, pelaksanaan tugas, hingga pembinaan personel di satuan masing-masing. Hal ini memastikan bahwa arah reformasi Polri berjalan sejalan, konsisten, dan terus-menerus disesuaikan dengan dinamika tantangan zaman.
Langkah ini sekaligus menjadi bukti kesungguhan Polri dalam mendengarkan masukan, melakukan evaluasi jujur, serta berani melakukan perbaikan menyeluruh demi kepercayaan masyarakat. Tata kelola yang kokoh tidak hanya memperkuat struktur organisasi, melainkan juga mempererat ikatan batin antara Polri dengan rakyat yang dilayani.
Komitmen Ke Depanya Pimpinan Polri menegaskan akan menjadikan rekomendasi dalam buku Police Governance sebagai pijakan utama dalam menyusun kebijakan dan langkah strategis ke depan. Seluruh jajaran diimbau untuk mempelajari, mengamalkan, serta menjadikan prinsip-prinsip tata kelola tersebut sebagai budaya sehari-hari dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum di seluruh wilayah Indonesia.
Reformasi dan perbaikan tata kelola Polri adalah proses yang tidak berhenti, melainkan berkelanjutan demi mewujudkan institusi kepolisian yang semakin dicintai, dipercaya, dan menjadi kebanggaan segenap bangsa Indonesia.
( Sukardi )

















