chakranews.com // Jakarta — Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Demokrat , Nurwayah, menyuarakan aspirasi masyarakat Jakarta Utara terkait dampak aktivitas pelabuhan yang dinilai menimbulkan kemacetan serta belum maksimal dalam memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar.
Dalam rapat bersama pihak terkait, Nurwayah menegaskan bahwa keberadaan pelabuhan seharusnya menjadi pendorong kesejahteraan masyarakat, bukan justru menambah beban sosial dan ekonomi.
“Pelabuhan harus menjadi sumber kesejahteraan, bukan justru menambah beban masyarakat. Negara harus hadir memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan keadilan bagi warga sekitar,” ujar Nurwayah.
Ia juga mendesak Pelindo untuk segera mengambil langkah konkret dalam mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan pelabuhan, khususnya di wilayah Jakarta Utara.
Menurutnya, kemacetan yang terjadi tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Oleh karena itu, diperlukan solusi terintegrasi yang melibatkan berbagai pihak.
Selain itu, Nurwayah juga mendorong agar keberadaan pelabuhan dapat membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat lokal. Ia menilai, keterlibatan warga sekitar dalam aktivitas ekonomi pelabuhan merupakan bentuk keadilan sosial yang harus diwujudkan.
Sebagai anggota Komisi VI yang membidangi BUMN dan perdagangan, Nurwayah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya di wilayah pesisir dan kawasan strategis ekonomi.( 5/4/26 )
(R.Rumandan )












