Chakra- news .com // Cibinong 10 November 2025- sebanyak 3000 personil gabungan diterjunkan untuk kesiapan tanggap darurat bencana di wilayah kabupaten Bogor langkah ini bentuk antisipasi menghadapi potensi bencana di musim penghujan memperkuat kesiapsiagaan di seluruh wilayah kabupaten Bogor yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi.
Apel kesiapan dilaksanakan di lapangan tirka beriman Cibinong (5/11 Bupati Bogor Rudi Susmanto bersama forkopimda memastikan secara langsung kesiapan personel. Personil gabungan, terdiri dari pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, TNI, polri, dan relawan masyarakat.,
Hadir wakil Bupati Bogor,ketua DPRD Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor Dandim 0621 Kabupaten Bogor Kepala kejaksaan negeri Kabupaten Bogor, ketua pengadilan negeri Cibinong, dan lanud ATS, ketua pengadilan agama Kabupaten Bogor sekretaris Daerah (sekda), beserta jajaran pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Bupati Bogor ruby Sumanto menyampaikan terima kasih atas apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto beserta seluruh jajaran, atas terselenggaranya apel kesiapsiagaan tanda darurat bencana di wilayah kabupaten Bogor
Ini bukti sinergi antara pemerintah aparat dan seluruh unsur masyarakat dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Rudi mengajak, mari kita tingkatkan kepedulian, kewaspadaan, dan komitmen bersama dalam upaya mitigasi bencana demi terwujudnya Kabupaten Bogor yang tangguh siaga aman dan nyaman.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardi lestanto menjelaskan kondisi cuaca saat ini cenderung ekstrem dan telah memicu kejadian bencana di beberapa wilayah, karena itu seluruh unsur mulai dari pemerintah daerah, TNI, polri, hingga masyarakat diminta sigap menghadapi situasi siaga bencana, sehingga apabila terjadi suatu dapat segera ditangani dengan cepat tepat dan menyelamatkan warga terdampak.
Ada sekitar 3000 personal gabungan terdiri dari TNI, polri, pemerintah daerah, dan relawan masyarakat, wilayah kabupaten bogor luas dan penduduknya mencapai lebih dari 5 juta jiwa sehingga keterlibatan semua unsur menjadi penting jelas AKBP Wikha.
Kapolres Bogor menutupkan sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah juga membangun pos-pos utama pikiran di setiap polres dan Polsek ia akan terhubung dengan posko pusat di tingkat kabupaten mekanisme ini diharapkan dapat mempercepat penanganan apabila terjadi bencana dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait.
Menjaga bumi dan kelestarian hutan merupakan bagian penting dari mitigasi bencana di Megamendung sudah ada contoh yang baik tentang bagaimana hutan organik bisa menjadi solusi alam untuk mencegah bencana, tuturnya.
Iya mengungkapkan, hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor memiliki potensi bencana, baik longsor, banjir, maupun pergerakan tanah, bahkan di wilayah perkotaan pun kerap terjadi banjir akibat curah hujan tinggi untuk memperkuat koordinasi, pemerintah daerah menghadirkan seluruh unsur forum koordinasi penanggulangan bencana agar mampu bersinergi dan berkolaborasi dalam menghadapi kondisi darurat.
Kami akan mendistribusikan rompi khusus bagi para lawan tanggap bencana sebagai bentuk penguatan koordinasi di lapangan rompi ini diberikan agar koordinasi penanganan di lapangan lebih mudah dan seluruh masyarakat bisa ikut serta dalam upaya tanggap bencana ungkapnya
( Herman .M.Konto)
















