chakra-news.com // JAKARTA — Ketua Fraksi Rakyat, Yudi Syamhudi Suyuti, menegaskan Kongres Nasional Fraksi Rakyat yang berlangsung di Gedung Serbaguna Senayan, Sabtu (27/9/2025), digelar untuk membuka ruang partisipasi politik langsung bagi masyarakat di parlemen.
Menurut Yudi, lahirnya Fraksi Rakyat relevan di tengah menurunnya kepercayaan publik terhadap partai politik maupun DPR setelah kerusuhan 25–31 Agustus 2025.
“Kongres Fraksi Rakyat ini adalah menegaskan kepedulian kita pada negara, bahwa dibutuhkan saluran rakyat langsung di parlemen, bukan hanya lewat fraksi partai politik,” ujarnya.
Ia menyebut, gagasan ini sudah dirintis sejak 2020, namun baru menemukan momentum saat ini ketika muncul desakan agar DPR dibubarkan.
“Kami tidak setuju DPR dibubarkan, tapi bagaimana DPR bisa dipulihkan kembali oleh rakyat, agar rakyat merasa memiliki negaranya lagi, yakni dengan adanya Fraksi Rakyat,” tegas Yudi.
Fraksi Rakyat diharapkan menjadi wadah partisipasi politik langsung yang seimbang dengan fraksi partai politik, serta diakui secara resmi di DPR maupun MPR.
“Fraksi Rakyat bisa menjadi alat partisipasi langsung dan kekuatan rakyat,” tambahnya.
Mengenai mekanisme, Yudi menjelaskan ada dua jalur yang ditempuh: melalui perubahan konstitusi di MPR atau lewat revisi undang-undang politik, termasuk UU Pemilu dan UU Partai Politik. Ia menambahkan, reformasi politik ini sejalan dengan dorongan Presiden Prabowo dan pimpinan DPR untuk melakukan perubahan struktural di lembaga legislatif dalam waktu dekat.
( Rudi )














