chakra-news.com // Jakarta — 20 September 2025 , Membaca pengumuman reshuffle kabinet jilid dua banyak pertanyaan kenapa erik tohir yg gagal memimpin bumn hingga rugi ratusan triliunan rupiah karena korupsi, kok bisa diangkat jadi mentri lagi, mentri gagal bukannya dikandangin malah dilantik kembali jadi menpora, apa erik sehebat itu?, itu pertanyaan yg berkembang ditengah masyarakat, dan akan lebih baik ada penjelasan dari jubir kepresidenan untuk menjelaskan kepada masyarakat sebab kalau tidak akan berkembang menjadi pikiran negatif kepada presiden.
Erik adalah orang yg gagal dlm memimpin bumn dan korupsi di zaman erik ada ratusan triliun antara lain:
1.ASURANSI JIWA SRAYA 16,68 (KORUPSI)
2.PT.ASABRI TRILIUNAN (KORUPSI)
3.PT.WASKITA KARYA KORUPSI
4.PERTAMINA PATRA 193,7 KORUPSI
5.PT.IDUSTRI KERETA API(INKA) KORUPSI
6.INDOFARMA Tbk 371 M KORUPSI
7.ASDP IMDONESIA FERRY DI KORUPSI
Ketika Erik tohir dilantik menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) di saat bersamaan dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan tindak pidana korupsi. Erik dilantik Presiden Prabowo tepat pukul 15.00 WIB. Dan di jam yang sama laporan dugaan korupsi Erik dalam pembangunan National Training Center (NTC) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dibuat Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI).
Jadi saat erik menjabat baik di BUMN maupun PSSI bergelimang korupsi sehingga menjadi pertanyaan besar ditengah masyarakat *BANYAK ORANG BESIH KOK ORA DIPILIH*.
Dalam reshuffle jilid dua ada juga nama Djamari Chaniago saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia sejak 17 September 2025.
Jendral TNI Purnawirawan yg sdh senior bahkan usianya melebihi Presiden Prabowo sekitar dua atau tiga tahun lebih senior,(lahir 8 April 1949) beliau adalah Tentara Nasional Indonesia dan intelijen Indonesia.
Jabatan terakhirnya sebelum menjadi menteri adalah Kepala Staf Umum TNI dengan pangkat bintang tiga yang dilantik pada 8 Maret 2000 menggantikan Suaidi Marasabessy.
Sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Ia merupakan lulusan AKABRI tahun 1971 dan berasal dari kesatuan Infanteri – Baret Hijau Kostrad. Dan terahir Djamari menjabat sebagai Komisaris Utama PT Semen Padang pada 2015 hingga 2016.
Pengangkatan Djamari Chaniago juga menyisakkan pertanyaan, apakah kondisi dilingkungan kenegaraan hari ini begitu sangat mengkhawatirkan DAN PERLU KEWASPADAAN YG TINGGI sehingga Presiden Prabowo memilih orang yg pernah berjalan bersama (istilah Slamet Ginting mencari teman yg bisa dipercaya) dan di ketahui langsung kesetiaannya kepada NKRI katakanlah presiden mencari teman tapi Sebaiknya presiden memilih jendral purnawirawan yg lebih muda untuk jabatan wamen koordinator bidang politik dan keamanan dan calon calon itu bisa Jendral TNI Gatot Nurmantyo, Jendral TNI Fachrul Raji , Mayjen TNI Sunarko, atau lainnya yg punya jasa terhadap NKRI.
Sementara para mentri dan makil mentri yg baru dilantik bisa melaksanakan janjinya sesuai sumpah yg diucapkannya ketika mereka dilantik Presiden menjadi mentri dengan tidak menyianyiakan kepercayaan rakyat kepada mereka apalagi memperkaya diri dg korupsi dan barang haram lainnya.
Para mentri berjanji akan setia kepada UUD 1945 dah berjanji menjalankan aturan selurus-lurusnya:
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara, “Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,”
Semoga reshuffle kabinet ketiga nanti presiden sdh mengantongi nama nama orang orang yg kredibel , Jujur berpendidikan cukup, dan ada nama nama yg berkembag di masyarakat yg bisa masuk bursa untuk calon calon mentri antara lain: Dr. Muhammad Sid Didu, Prof. Dr. Didin Damanhuri(Guri besar IPB)/Lemhanas) Dr. Refly Harun, PROF.SE. Din Syamsudin, Dr.Roy Suryo, dr.Tiffa , Rizal Fadilah Sh, MH, Khozinuddin SH MH, DR. Marwan Batubara dan banyak nama nama lagi yg bisa jadi pilihan untuk mendampingi presiden disisa masa jabatannya.
Wallahu ta’ala a’am.
Tangerang Selatan,20 September 2025
*Abdullah Al Faqir/AS*
Diambil dari sumber sumber yg kredibel.















