DPMD Kab. Bogor Dorong Program Data Desa Presisi Untuk Pembangunan Berbasis Bukti

Bogor // Chakra-news.com— Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong percepatan Transformasi Desa, salah satunya melalui penerapan Program Data Desa Presisi. Program ini dinilai penting sebagai dasar perencanaan berbasis bukti agar Pembangunan di Desa lebih tepat sasaran.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab Fiansyah, mengatakan dengan jumlah 416 Desa, Bogor memiliki dinamika yang besar dan menjadi contoh nyata bagaimana Desa berperan sebagai ujung tombak Pembangunan Daerah.

banner 336x280

Hal tersebut dikatakannya pada acara pembukaan Sekolah Pemerintahan Desa (SPD) Kabupaten Bogor Tahun 2025 yang diadakan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB University) di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM), Kampus IPB Dramaga, Bogor, Kamis (7/8/2025).

Ia menjelaskan, Transformasi Desa kini tidak hanya berfokus pada penguatan kelembagaan, tetapi juga mencakup kemandirian Ekonomi Berbasis Lokal, penguatan Koperasi, hingga digitalisasi pelayanan Publik.

“Sekolah Oemerintahan Desa diharapkan mampu menciptakan Ekosistem pembelajaran yang berkesinambungan. Tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi benar-benar diterapkan dalam praktik nyata,” ucapnya.

Lebih lanjut, Renaldi menegaskan bahwa Program Data Desa Presisi merupakan Instrumen penting yang mulai digerakkan bersama. Saat ini baru Tiga Desa yang menerapkannya, namun targetnya seluruh Desa di Kabupaten Bogor dapat mengikuti langkah tersebut.

“Saya menaruh harapan besar kepada Kepala Desa, Operator Sosial, dan Operator Spasial agar serius mengikuti seluruh Proses Pembelajaran ini. Komitmen bersama inilah yang akan membentuk masa depan Desa yang lebih baik,” pungkasnya.

Dengan penerapan Data Presisi dan Kemandirian Ekonomi Desa, Kabupaten Bogor berambisi menghadirkan Pembangunan yang lebih Adil, Terukur, dan berpihak pada Masyarakat Desa sebagai Fondasi Utama Daerah.

Herman muliar koto