JAKARTA // chakra-news.com– Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM), Elisabeth Ratu Rante Allo dan Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin membuka bazar UMKM dalam rangka memeriahkan Bulan Bung Karno bertajuk ‘Satu Piring Sejuta Perjuangan’ di halaman Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat (20/6/2025) pagi.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan – Jakarta Pusat, yang dipimpin Wa Ode Herlina, S. Kom, MM
Pantauan wartawan dilokasi pembukaan bazar UMKM juga turut dihadiri Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan diantaranya Pantas Nainggolan, Pandapotan Sinaga dan Yuke Yurike.
40 stand aneka pangan non beras dan non tepung tersebut, diisi oleh stand-stand dari 8 PAC PDI Perjuangan Jakarta Pusat.
Rano menekankan sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Kebudayaan menjadi tanggungjawab bersama untuk terus menggelorakan Bulan Bung Karno.
“Sebagai ketua DPP Bidang Kebudayaan saya hadir, saya bangga. Ini tanggungjawab, panggilan kita untuk terus menggelorakan Bulan Bung Karno sebagai proklamator dan beliau merasakan dibuang di banyak tempat, tapi bisa melahirkan Pancasila,” ujar Rano.
Rano menyebut betapa luar biasanya Bung Karno yang mensyaratkan ditemukan dulu Imam Bukhori, sebelum mau berkunjung ke Rusia.
DKI Jakarta juga akan menyelenggarakan peringatan Bulan Bung Karno. “Insyaallah Pemprov DKI Jakarta akan membuat Bulan Bung Karno pada 28-29 Juni di Gedung Pola, ibu-ibu silahkan datang, gratis, artisnya banyak yang pasti Bang Doel nggak nyanyi. Tapi, akan kita gelar selama dua hari,” jelas Rano.
Rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno di Jakarta Pusat ini dibuka oleh Eriko Sotarduga, ketua DPP PDI Perjuangan.
Sementara itu, Wa Ode Herlina menyampaikan pesan ‘Satu Piring Sejuta Perjuangan’ sebagai upaya mengingatkan masyarakat untuk mengingat makanan kita di piring adalah hasil perjuangan panjang (petani, transportasi, pedagang pasar, hingga yang masak, red).
Tema ini juga wujud gelora semangat Bung Karno agar Indonesia menghadirkan pangan di seluruh keluarga Indonesia. Jangan sampai ada rakyat kelaparan. Dan ini perlu perjuangan panjang dari kita semua.
“Makanan di piring kita, adalah hasil dari proses panjang, penuh perjuangan, rasa syukur dan kesadaran sosial. Karenanya jangan kita mubazirkan makanan”, kata Wa Ode.
( Rudi )
