Puti Guntur Soekarno Apresiasi Positif Adanya Pesan Dalam alam Buku uku Berjudul “Dari Mimpi Peradapan Menuju Lahirnya Bangsa angsa Berkesadaran’ ‘

banner 468x60

Jakarta // chakra-news Com— Ditempat dan waktu bersamaan pada acara peluncuran Buku berjudul “Dari mimpi peradapan menuju lahirnya bangsa berkesadaran ‘karya Connie Raha kundini Bakrie ,anggota DPR RI Puti Guntur soekarno menyampaikan kepada awak media bahwa menurut Connie Rahakundini Bakrie buku ini dipersembahkan untuk Indonesia dan Rusia, yang ia sebut sebagai tanah air kedua pada kata pengantarnya, bahwa setiap kata dalam buku ini adalah bagaikan senjata,yang terkesan menggambarkan betapa kuatnya pesan yang ingin ia sampaikan.

Dalam hal ini bila dikutip dalam pemaparan Connie pada filsafat besar Rusia, seperti halnya Dostoevsky dan Tolstoy, yang menegaskan bahwa manusia ialah misteri dan perubahan harus dimulai dari diri sendiri sebelum mengubah dunia dan

banner 336x280

buku ini juga menjadi semacam pengantar tentang kesadaran hidup berbangsa.

Selanjutnya dalam penyampaiannya menggambarkan pada konsep Negara Paripurna ala Soekarno, yang menurutnya hanya bisa terwujud jika rakyatnya memiliki kesadaran hidup dan jiwa merdeka. “Kebangkitan jiwa adalah revolusi sejati Indonesia,” penegasannya adalah yakni dengan kaki tanpa alas di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa (17/6/2025).

Yang mana dalam hal ini Ia menekankan bahwa pentingnya keberanian untuk melakukan revolusi sunyi di dalam hati, karena bangsa adalah cerminan rakyatnya. “Untuk membunuh tiran di luar,yang mana kita harus terlebih dahulu membunuh tiran dalam diri sendiri,”merupakan pemikiran tokoh tentang satu bangsa untuk perkembangan kedepannya .

Dalam penyampaian penulis buku ini Connie memaparkan proses penulisan buku ini dari kesadaran yang muncul secara tiba-tiba yaitu Awalnya, ia mengaku “pura-pura tidak tahu”, hingga suatu hari ia tersentak oleh fenomena sosial seperti tagar “kabur aja dulu”*. Ia kemudian menulis 14-15 dongeng siang bolong dengan sudut pandang yang jernih, seolah sambil naik kereta ekonomi.

Puti Guntur soekarno cucu deklamator negara Republik Indonesia yang juga anggota DPR RI menjelaskan bahwa terkait dengan Pancasila Bung Karno mengatakan bahwa Pancasila itu tidak diciptakan oleh beliau, tetapi Pancasila itu digali dari Bumi Indonesia. Yang kita tahu bahwa Indonesia memiliki kearifan lokal. Yang dikutip perkataan. Mbak Connie mengatakan trihitakarana. Lalu kemudian di Sunda kita punya silih asih, silih asuh, silih mawangi dan kearifan lokal lainnya yang semuanya kalau kita ambil saripatinya itu ada di dalam Pancasila kita.

Puti Guntur Soekarno menambahkan bahwa mungkin kita tidak sadar kita mempunyai mantra kalimat sakti untuk bangsa kita yaitu Pancasila. Seperti yang Mbak Connie katakan kita sibuk dengan segala kesibukan yang tidak berkontemplasi kepada diri dan Indonesia. Akhirnya kita melupakan itu, UraiNya

Maka hari ini marilah kita kembali kepada koridornya”, imbuh Puti

Dalam harapan Puti Guntur Soekano Buku ini bisa menjadi pemantik diskusi tentang kesadaran berbangsa dan bernegara secara kolektif menuju Indonesia yang lebih baik kedepannya, tutupNya.

( Rudi )

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


News Feed