TTS- NTT // Chakra News. Com, -KPU Kabupaten Timor Tengah Selatan ( TTS ) Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT )menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Aula Hotel Timor Megah pada Kamis, 27 Februari 2025. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk jajaran komisioner KPU Kabupaten TTS, Sekda TTS, Edison Sipa, Komisioner Bawaslu Kabupaten TTS, Dedan Aty, perwakilan Parpol, Forkopimda TTS, SSP, tokoh agama, mantan PPK dan KPPS, serta awak media.
Ketua KPU Kabupaten TTS, Andhy Funu, menyatakan bahwa FGD ini digelar untuk mengevaluasi pelaksanaan Pilkada TTS 2024 dan mendapatkan masukan untuk perbaikan di masa depan. Andhy menekankan pentingnya mengetahui kekurangan dan kelemahan penyelenggaraan Pilkada TTS 2024 untuk menjadi bahan evaluasi dan perbaikan.
Dalam FGD tersebut, mayoritas peserta menyoroti dua hal penting, yaitu perekrutan badan Adhoc dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam Pilkada TTS 2024. Peserta berharap KPU dapat memperhatikan kualitas calon anggota badan Adhoc, terutama kemampuan mengoperasikan komputer, karena pekerjaan badan Adhoc sangat terkait dengan penggunaan laptop/komputer.
Selain itu, peserta juga menyoroti rendahnya partisipasi masyarakat dalam Pilkada TTS 2024, yang hanya mencapai 64,02%. Peserta berharap KPU dapat berkoordinasi dengan Pemda untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada mendatang. Mereka juga berharap debat kandidat dapat dibuka untuk umum tanpa dibatasi.
Para peserta juga memberikan apresiasi kepada penyelenggara yang sukses menyelenggara Pilkada TTS 2024, yang tidak ada pemungutan suara ulang (PSU) dan telah menghasilkan Bupati dan Wakil Bupati TTS terpilih periode 2025-2030.
Kaperwil NTT
( T. Tamonob )
















