PEREMPUAN BERKEBAYA INDONESIA (PBI) PUSAT

Uncategorized1020 Dilihat
banner 468x60

Chakranews.Com // Jakarta — 12 February 2025 Komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) melakukan pertemuan dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon, di ruang kerjanya, Selasa, 11 Februari. Pertemuan dihadiri lima orang pengurus PBI Pusat dan Ketua PBI Cabang Jakarta dan Bogor.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan dukungannya terhadap berbagai kegiatan PBI yang akan melanjutkan hasil Keputusan UNESCO yang menjadikan kebaya sebagai warisan budaya dunia pada Desember 2024.

banner 336x280

“Setelah keputusan UNESCO itu, kita memang harus menetapkan ke depannya apa yang harus dilakukan,” ujarnya.

Dia mencontohkan batik yang makin bergaung dan banyak dipakai dalam berbagai kegiatan setelah UNESCO menetapkan batik sebagai warisan budaya Indonesia pada tahun 2009. Dia berharap itu juga terjadi pada kebaya.

“Kebaya tidak hanya dipakai ketika menghadiri hajatan atau perayaan tertentu. Untuk itu sosialisasi dan diseminasi harus gencar dilakukan sehingga kebaya hidup dan ada dalam ekosistem seperti pernah terjadi pada batik.”

Untuk itu Fadli Zon mendukung upaya PBI yang akan menggalakkan penggunaan kebaya di sekolah, kampus, dan perkantoran melalui program Kebaya Goes to School, Kebaya Goes to Campus, dan Kebaya Goes to Office.

“Kita dukung sebagai bagian dari upaya menggaungkan kebaya setelah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia,” katanya.

Fadli menambahkan, kebaya Indonesia mempunyai banyak varian yang tersebar di berbagai daerah. “Ini yang harus kita tonjolkan, varian di daerah dengan local genius atau kearifan lokalnya.”

Ke depannya, dengan tren dunia yang bicara tentang keberlangsungan atau sustainability, maka sudah harus dipikirkan kebaya yang sustain atau responsible fashion, yang memperhatikan keterkaitan dengan keberlanjutan dan lingkungan hidup.

Ketua Umum PBI Pusat Rahmi Hidayati menyambut baik dukungan Kementerian Kebudayaan untuk menyosialisasikan kebaya sehingga bisa menjadi pakaian sehari-hari. Untuk itu, ujarnya, PBI akan terus bergerak mengajak para perempuan Indonesia berkebaya di berbagai kesempatan.

“Yang tak kalah pentingnya adalah memerkenalkan kebaya ke generasi muda agar mereka paham mana yang namanya kebaya, bagaimana sejarah keberadaannya di Nusantara, tahu cara berkebaya dan berkain yang praktis, dan bersedia berkebaya di berbagai kesempatan. Ini hanya mungkin tercapai bila sudah tumbuh kecintaan pada busana warisan para leluhur bangsa” kata Rahmi Hidayati.

Jakarta, 11 Februari 2025

Narahubung:

Leanika Tanjung

0816794751

( Rudi )

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha