Forum Buruh Kawasan Desak Kadisnakertransgi DKI Jakarta Atasi Pengangguran Tinggi di Jakarta

Uncategorized809 Dilihat
banner 468x60

Chakra-news.com – Jakarta – Forum Buruh Kawasan (FBK) Pulogadung mendesak Pemprov DKI Jakarta dalam hal ini Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, dan Energi (Kadisnakertransgi), Syaripudin untuk segera mengatasi tingginya pengangguran di jakarta sebanyak 330 ribu orang dari 5,46 juta angkatan kerja di Provinsi DKI Jakarta yang belum mendapatkan pekerjaan atau menganggur. Hal itu merupakan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta. Kata Koordinator Forum Buruh Kawasan (FBK) Pulogadung, Hilman Firmansyah dalam keterangannya kepada wartawan Senin, (10/11/2025).

banner 336x280

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta Hilman Firmansyah menyatakan, Angka pengangguran di Provinsi DKI Jakarta sebesar 338 ribu orang.

Hilman menjelaskan jumlah penduduk usia kerja di Jakarta tercatat sebanyak 8,43 juta orang atau meningkat 65.800 orang dibandingkan Agustus 2024. Jumlah ini terdiri dari angkatan kerja sebanyak 5,46 juta orang dan bukan angkatan kerja sebanyak 2,97 juta orang.

Kemudian, dari sebanyak 5,46 juta Angkatan Kerja, sekitar 5,13 Juta orang bekerja. Sedangkan sisanya pengangguran.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi DKI Jakarta mencapai 6,05 Persen berdasarkan hasil Sakernas Agustus 2025. Artinya, terdapat sekitar enam orang menganggur dari 100 orang Angkatan Kerja.

Berdasarkan Jenis kelamin, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) laki-laki mencapai sebesar 6,21 Persen. Sedangkan TPT Perempuan sebesar 5,79 Persen.

Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2025 berdasarkan Pendidikan memiliki pola berbeda dengan Agustus 2024. Pada Agustus 2025, TPT tamatan SMA umum tertinggi dibandingkan tamatan jenjang pendidikan lainnya, yaitu sebesar 7,18 Persen.TPT terendah terjadi pada tamatan SD ke bawah sebesar 2,83 Persen.

Sedangkan pada Agustus 2024, TPT tertinggi terjadi pada tamatan SMA kejuruan dan terendah pada tamatan SMP.

Sementara Berdasarkan Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025, jumlah Pekerja korban PHK tercatat sebanyak 58.000 orang dari Total 7,46 Juta Pengangguran.

Diketahui jumlah penduduk usia kerja di Indonesia mencapai sebanyak 218,17 Juta orang, meningkat sebanyak 2,80 Juta orang dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 154 Juta orang masuk kategori angkatan kerja, bertambah 1,89 juta orang dari Agustus 2024.

Dari Total Angkatan kerja di indonesia sebanyak 146,54 Juta orang bekerja, naik 1,90 juta orang dibanding tahun sebelumnya. Rinciannya, sebanyak 98,65 Juta bekerja penuh, 36,29 Juta bekerja paruh waktu, dan sebanyak 11,60 Juta tergolong setengah pengangguran.

Adapun penduduk bukan Angkatan Kerja (Pelajar, Ibu rumah tangga, dan lainnya) mencapai sebesar 64,17 Juta orang, naik sekitar 910 ribu orang.

BPS juga menyoroti kelompok pengangguran berdasarkan karakteristiknya. Tercatat sebanyak 9,07 Persen adalah mereka yang sudah diterima bekerja namun belum mulai dan sebanyak 14,58 Persen merupakan lulusan baru atau Fresh Graduate, 31,08 Persen tergolong pengangguran jangka panjang yang mencari kerja lebih dari setahun, sedangkan sebanyak 13,29 Persen adalah pencari kerja baru Non-Fresh Graduate, dan sebanyak 30,53 Persen merupakan individu yang pernah bekerja namun kini menganggur.

“Kami mendesak Kadisnakertransgi DKI Jakarta untuk segera mengatasi tingginya pengangguran di Jakarta serta membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya dengan para stakeholder dunia usaha agar lebih banyak lagi menyerap lapangan pekerjaan dan meningkatkan keterampilan para pencari kerja,” pungkas Hilman Firmansyah.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


News Feed