Gerakan Gradasi Diperkenalkan dalam Pertemuan Bank Sampah se-Jakarta Utara

Chakra- news.com // Jakarta Utara, Senin ,15/12/2025 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta Utara menggelar pertemuan bersama para Pengurus Bank Sampah se-Jakarta Utara yang dilaksanakan di Kantor Wali Kota Jakarta Utara. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan peserta dari setiap RW di wilayah Jakarta Utara dan melibatkan penggerak GRADASI (Gerakan Sedekah Sampah Indonesia).

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keselamatan kerja petugas Bank Sampah, sekaligus memperkuat pengelolaan sampah berbasis komunitas dan nilai sosial keagamaan. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai Alat Pelindung Diri (APD), pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta upaya pencegahan kebakaran di lingkungan Bank Sampah.

banner 336x280

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan perlombaan praktik cara penggunaan APD yang benar, guna memastikan para petugas memahami dan mampu menerapkan standar keselamatan kerja dalam aktivitas sehari-hari. Peserta diperkenalkan berbagai jenis APD seperti sarung tangan, masker, rompi keselamatan, dan perlengkapan pendukung lainnya.

Dalam sesi penjelasan, ditekankan bahwa penggunaan APD sangat penting untuk:

Melindungi petugas dari risiko cedera dan penyakit,

Menjaga keselamatan saat memilah dan mengelola sampah,

Meningkatkan profesionalisme pengelolaan Bank Sampah.

Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan tentang pencegahan kebakaran, termasuk kewajiban setiap Bank Sampah untuk selalu menjaga keamanan area kerja dan menyiapkan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kebakaran.

Pada kesempatan yang sama, diperkenalkan pula konsep GRADASI (Gerakan Sedekah Sampah Indonesia) sebagai pendekatan pengelolaan sampah berbasis keagamaan dan komunitas. Melalui Gradasi, sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan kaleng dipilah, dikumpulkan, dan dijual ke Bank Sampah atau pengepul. Hasil penjualannya dimanfaatkan untuk kegiatan sosial, rumah ibadah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Cara kerja Gradasi meliputi edukasi dan kampanye pemilahan sampah di rumah, pengumpulan kolektif di titik komunitas seperti masjid, sekolah, atau lingkungan RT/RW, penjualan ke Bank Sampah, hingga pemanfaatan hasil untuk kepentingan sosial dan pemberdayaan warga.

Dalam wawancara, Pak Feri, selaku Pengawas K3, menyampaikan bahwa peserta kegiatan hari ini merupakan perwakilan khusus dari wilayah Jakarta Utara.

 

“Peserta yang hadir hari ini adalah perwakilan dari setiap RW di Jakarta Utara. Harapannya, ilmu yang didapat bisa diterapkan dan disosialisasikan kembali di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, DLH Jakarta Utara berharap pengelolaan Bank Sampah semakin aman, tertib, dan berkelanjutan, serta mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat luas.

( R Rumandan)