Bupati Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Eduard Markus Lioe, SH, MH – Resmi Buka Festival Musik Pemuda Klasis Soe Tahun 2025

chakra-news.com // TTS- NTT — 4 Desember 2025 Bertempat di Gereja Gmit Petra Soe, Bupati Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Eduard Lioe, SH, MH resmi membuka kegiatan Musik Festival Musik Pemuda Klasis Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur, 03/12/2025. Kegiatan Festival Musik Pemuda Klasis Soe tersebut akan berlangsung selama tiga hari, 03-05 Desember 2025.

Pameran kreativitas pemuda dan festival musik pemuda Klasis Soe dengan tema “Bersinar dalam Kreativitas dan Harmoni untuk Kemuliaan Yesus Kristus Tuhan Kita”.

banner 336x280

Pada sambutan Bupati TTS, Eduard Lioe, SH, MH mengatakan bahwa “melalui kesempatan yang berbahagia ini, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemuda GMIT, panitia penyelenggara, para ketua majelis, yang telah mendukung para musisi pemuda, para pelaku UMKM pemuda dari masing-masing jemaat, serta kepada segenap pemuda Klasis Soe atas terselenggaranya pameran kreatif dan festival musik gereja pemuda Klasis tahun 2025 yang meriah dan penuh makna ini,” ujar Bupati TTS, Eduard Lioe, SH, MH.

Bupati TTS juga berharap Festival musik gereja pemuda Klasis Soe tahun 2025 ini dapat mampu memotivasi pemuda GMIT, agar kedepannya daerah kita dimajukan dengan perubahan sumber daya pemuda yang mampu berdiri sendiri, sebab kita semua menyadari bahwa betapa pentingnya perubahan sumber daya pemuda dalam rangka memperkokoh jati diri bangsa, khususnya jati diri pemuda.

Ketua Majelis GMIT Klasis Soe, Pdt. Ketlyn Biaf Radja, M.Th, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Majelis Sinode Harian, Pemerintah Daerah TTS, serta seluruh jemaat di Klasis Soe atas dukungan yang telah diberikan. Ia juga menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana untuk menggali dan mengembangkan talenta yang dimiliki oleh para pemuda.

“Kami semua, dengan satu hati, ingin mendorong teman-teman pemuda agar mereka bisa menyadari bahwa kita semua memiliki talenta yang sama yang Tuhan Allah berikan. Talenta itu diberikan bukan untuk didiamkan, tetapi untuk dikembangkan dan diperdayakan,” ujar Pdt. Ketlyn Biaf Radja.

Ia menambahkan bahwa gereja, dalam hal ini Pemuda Klasis Soe, membuka diri menjadi wadah pengembangan talenta pemuda-pemudi gereja, dengan harapan agar di masa depan mereka dapat menjadi ujung tombak pelayanan gereja.

Untuk diketahui bahwa peserta yang terlibat pada acara Festival Musik Pemuda Klasis Soe berasal dari 28 mata jemaat dalam Klasis Soe dan beberapa jemaat dari Klasis yang berdekatan seperti Klasis Amanuban Selatan, Klasis Mollo Barat, dan Klasis Soe Timur.

Kegiatan ini dikemas dalam berbagai acara, seperti Live Band, Solo, Vocal Grup, Live Akustik, RAP Perform, dan Paduan Suara, serta pertunjukan seni yang akan diramaikan dengan penampilan tari tradisional, tari kreasi, teater, puisi, dance, dan stand up komedi.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi para pemuda GMIT Klasis Soe untuk semakin meningkatkan kualitas diri, mengembangkan potensi yang dimiliki, serta memberikan kontribusi positif bagi gereja dan masyarakat.( tim )