“Kami Tidak Bisa Diam”: Aksi Cepat IKBB Jabodetabek Untuk Korban Kebakaran di Bontotiro

ChakraNews.Com // Bulukumba, 1 Juni 2025 — Di tengah padatnya aktivitas profesional dan tanggung jawab masing-masing, para pengurus Ikatan Keluarga Besar Bontotiro (IKBB) Jabodetabek tetap menunjukkan komitmen tinggi terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan. Hal ini dibuktikan dengan penyaluran bantuan kepada korban kebakaran di Dusun Dohung, Desa Buhung Bundang, Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba.

Kebakaran yang terjadi pada 30 Mei 2025 pukul 02.00 dini hari itu menghanguskan dua rumah warga dan menyebabkan para korban kehilangan tempat tinggal. Menanggapi hal ini, IKBB Jabodetabek dengan sigap menyalurkan bantuan dalam bentuk uang tunai.

banner 336x280

Ketua IKBB Jabodetabek, Dr. Muh. Asri Irwan, S.H., M.H., yang juga dikenal sebagai akademisi dan praktisi hukum yang secara pribadi turut mengawal penyaluran bantuan ini. Beliau menegaskan bahwa kesibukan bukanlah penghalang untuk peduli dan membantu sesama.

“Sebagai wujud perhatian kepada keluarga korban kebakaran, IKBB Jabodetabek menyalurkan bantuan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga yang tertimpa musibah,” ungkap Asri

Ia juga menambahkan bahwa IKBB secara rutin melaksanakan aksi-aksi sosial sebagai bagian dari nilai dasar organisasi, yaitu kepedulian, kebersamaan, dan pelayanan terhadap masyarakat Bontotiro, baik yang berada di tanah kelahiran maupun di perantauan.

Aksi ini tak lepas dari kerja kolektif seluruh pengurus IKBB yang meskipun sibuk di berbagai bidang dari pemerintahan, dunia pendidikan, bisnis hingga pelayanan publik tetap menyempatkan waktu, pikiran, dan tenaga untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.

Masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini juga dapat berdonasi melalui rekening BRI 025301056996509 a.n. Maulana Ahsan, yang ditunjuk sebagai koordinator bantuan di lokasi kejadian.

Solidaritas, gotong royong, dan kepedulian lintas daerah seperti inilah yang terus menjadi kekuatan IKBB, membuktikan bahwa komunitas yang kuat adalah komunitas yang saling menopang di saat suka maupun duka.

(Ahsan).